Ruben Amorim – resmi memulai lembaran baru dalam perjalanan karier kepelatihannya setelah di perkenalkan sebagai pelatih anyar AC Milan. Juru taktik asal Portugal tersebut datang dengan membawa pengalaman yang tidak sepenuhnya menyenangkan dari masa baktinya di Manchester United. Meski periode tersebut berakhir dengan hasil yang mengecewakan, Amorim menilai setiap tantangan telah memberinya banyak pelajaran untuk menghadapi tugas berikutnya di Serie A.

Penunjukan Amorim menjadi bagian dari upaya AC Milan membangun kembali kekuatan tim agar mampu bersaing di papan atas Liga Italia. Dengan target mengamankan posisi empat besar, mantan pelatih Sporting CP itu menyadari bahwa ekspektasi yang dibebankan kepadanya sangat besar. Namun, ia merasa lebih siap karena telah melalui pengalaman yang menguji kapasitasnya sebagai pelatih di level tertinggi.

Pengalaman Sulit Bersama Manchester United

Karier Ruben Amorim di Manchester United tidak berjalan sesuai harapan. Ia di percaya menangani klub raksasa Inggris tersebut, tetapi gagal membawa tim tampil konsisten sepanjang musim. Hasil yang di raih bahkan menjadi salah satu catatan terburuk dalam sejarah modern klub.

Manchester United menutup kompetisi Liga Inggris musim 2024/2025 di posisi ke-15 klasemen akhir. Capaian tersebut menjadi posisi terendah yang pernah di raih klub dalam kurun waktu sekitar lima dekade. Selain itu, performa tim juga jauh dari kata memuaskan setelah hanya mampu memenangkan sebagian kecil pertandingan yang di jalani selama Amorim memimpin.

Dalam total 63 laga di berbagai ajang, Manchester United hanya mengoleksi 25 kemenangan dan harus menelan 24 kekalahan. Statistik tersebut membuat Amorim mendapat sorotan tajam, bahkan di sebut sebagai salah satu manajer permanen dengan performa paling buruk sejak era Sir Alex Ferguson berakhir.

Situasi tersebut akhirnya membuat manajemen klub mengambil keputusan untuk mengakhiri kerja sama pada Januari lalu. Keputusan itu menandai berakhirnya perjalanan singkat Amorim di Old Trafford.

Kritik Menjadi Bahan Evaluasi

Belakangan, Chief Executive Officer Manchester United, Omar Berrada, mengungkapkan bahwa salah satu alasan pergantian pelatih adalah pendekatan taktik yang di nilai terlalu kaku. Menurutnya, fleksibilitas menjadi aspek penting dalam menghadapi ketatnya persaingan di Liga Inggris.

Komentar tersebut tidak di bantah oleh Amorim. Sebaliknya, ia menganggap kritik yang di terimanya sebagai bagian dari proses pembelajaran. Baginya, setiap pelatih pasti pernah melakukan kesalahan, terutama ketika menghadapi tantangan baru dengan tekanan yang sangat besar.

Amorim menilai pengalaman di Manchester United telah memberinya pemahaman yang lebih luas mengenai cara mengelola tim, mengambil keputusan, hingga beradaptasi dengan berbagai situasi yang muncul selama kompetisi berlangsung.

Ruben Amorim saat diperkenalkan sebagai pelatih baru AC Milan dengan target membawa Rossoneri finis di empat besar Serie A.

Pelatih asal Portugal yang baru direkrut klub sepak bola Italia AC Milan, Ruben Amorim, melambaikan tangan saat tiba di Bandara Linate, Milan, pada 6 Juli 2026.

Siap Memulai Babak Baru di AC Milan

Kini, Ruben Amorim menatap masa depan bersama AC Milan dengan optimisme tinggi. Ia percaya pengalaman pahit di Inggris justru menjadi modal penting untuk membangun performa yang lebih baik di Italia.

Dalam pernyataannya, Amorim mengaku sulit menjelaskan seluruh kesalahan yang pernah di buat karena setiap keputusan selalu di pengaruhi oleh situasi dan kondisi yang berbeda. Meski demikian, ia tidak menutup mata bahwa dirinya telah belajar banyak dari setiap kegagalan yang di alami.

Menurutnya, pengalaman tersebut membuatnya berkembang sebagai seorang pelatih. Ada sejumlah pendekatan yang ingin di perbaiki, baik dalam aspek teknis maupun cara membangun komunikasi dengan pemain. Namun, ia juga menegaskan bahwa terdapat prinsip-prinsip tertentu yang tetap akan di pertahankan sebagai identitas kepelatihannya.

Amorim menyebut dirinya bangga pernah menjadi bagian dari Manchester United meskipun perjalanan itu tidak menghasilkan prestasi yang di harapkan. Baginya, pengalaman tersebut merupakan bagian penting dalam proses membentuk karakter sebagai pelatih profesional.

Target Membawa Milan Kembali ke Papan Atas

Kehadiran Ruben Amorim di San Siro di harapkan mampu memberikan warna baru bagi AC Milan. Manajemen klub menaruh harapan besar agar sang pelatih dapat mengembalikan daya saing Rossoneri dalam perebutan tiket ke kompetisi Eropa.

Dengan bekal pengalaman di berbagai kompetisi serta pelajaran berharga dari masa sulit bersama Manchester United, Amorim optimistis mampu membawa Milan tampil lebih kompetitif sepanjang musim mendatang.

Ia menegaskan bahwa setiap kegagalan selalu menghadirkan kesempatan untuk berkembang. Karena itu, dirinya yakin telah menjadi sosok pelatih yang lebih matang di banding sebelumnya. Kini, fokus utamanya adalah membangun tim yang solid, konsisten, dan mampu memenuhi target yang telah di tetapkan oleh klub.