Resep Sop Kambing Creamy dapat menjadi pilihan bagi pencinta hidangan berkuah gurih dengan tekstur lembut. Perpaduan santan dan susu sapi segar menghasilkan karakter kuah yang berbeda, sementara penggunaan berbagai rempah membuat cita rasanya semakin kaya.

Selain kuah, pengolahan daging juga memegang peranan penting. Daging kambing perlu mencapai tekstur empuk sekaligus memiliki aroma yang lebih nyaman saat disantap. Karena itu, proses perebusan menjadi salah satu tahap yang perlu mendapat perhatian.

Executive Chef Yoelianto atau Chef Yoel membagikan teknik tersebut dalam acara A Bowl of Indonesia yang berlangsung di Dwangsa9 Indonesian Restaurant, THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (4/9/2026).

Dalam olahannya, Chef Yoel menggunakan kambing atau domba. Menurutnya, daging domba memiliki karakter lebih juicy dan menyimpan lebih banyak lemak sehingga tidak terlalu kering. Sementara itu, ia memadukan santan kental dan susu sapi segar untuk membentuk kuah sop yang creamy.

Berikut bahan dan langkah membuat sop iga kambing untuk sekitar empat porsi.

Bahan Sop Iga Kambing

Siapkan bahan utama berikut:

  • 750 gram iga kambing, potong sesuai kebutuhan
  • 1 liter air untuk merebus
  • 5 sendok makan minyak untuk menumis
  • 500 ml santan kental dari 1 butir kelapa
  • 500 ml susu sapi segar
  • 5 lembar daun jeruk
  • 2 lembar daun salam
  • 2 batang serai, memarkan
  • 3 cm kayu manis
  • 3 butir kapulaga
  • 5 butir cengkih
  • 1/2 butir pala, memarkan

Bumbu Halus Sop Kambing

Untuk menghasilkan kuah yang kaya rempah, haluskan bahan-bahan berikut:

  • 1/4 sendok teh jinten
  • 1/2 sendok teh merica bubuk
  • 8 butir bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 5 butir kemiri
  • 5 buah cabai merah kering
  • 3 ruas jahe
  • 3 ruas kunyit
  • Garam secukupnya

Bahan Pelengkap

Saat penyajian, siapkan beberapa pelengkap berikut:

  • Potongan tomat
  • Irisan daun bawang dan seledri
  • Bawang goreng secukupnya
  • Emping goreng
  • Irisan jeruk limau
  • Sambal rawit
resep sop kambing creamy

Menu Sop Kambing oleh Chef Yoel di A Bowl of Indonesia yang digelar di Dwangsa9 Indonesian Restaurant, THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa, Jakarta Selatan.

Cara Membuat Sop Kambing Creamy

Pertama, tuangkan satu liter air ke dalam panci dan panaskan sampai mendidih. Setelah itu, masukkan potongan iga kambing lalu rebus sampai matang.

Chef Yoel menggunakan teknik pergantian air rebusan untuk membantu mengurangi aroma prengus pada daging. Oleh karena itu, buang air dari perebusan pertama. Selanjutnya, tambahkan air baru dan rebus kembali iga sampai teksturnya empuk.

Masukkan serai, daun jeruk, daun salam, jahe, kayu manis, kapulaga, cengkih, serta pala ke dalam rebusan. Berbagai rempah tersebut menjadi bagian dari kuah sop kambing.

Sementara iga terus dimasak, panaskan lima sendok makan minyak pada wajan. Kemudian, tumis bumbu halus bersama daun jeruk, daun salam, serai, kayu manis, kapulaga, cengkih, dan pala. Aduk bumbu sampai mengeluarkan aroma harum dan matang.

Setelah bumbu siap, masukkan seluruh tumisan ke dalam panci berisi kaldu dan iga kambing. Aduk agar bumbu menyatu dengan kuah, lalu lanjutkan proses memasak sampai rasanya meresap ke dalam daging.

Tambahkan Santan dan Susu agar Kuah Creamy

Tahap berikutnya berfokus pada pembuatan tekstur kuah. Tuangkan 500 ml santan kental ke dalam panci. Gunakan api sedang dan terus aduk kuah selama proses memasak agar santan tidak pecah.

Lanjutkan memasak hingga kuah matang dan bumbu menyatu dengan baik. Setelah kuah mendidih, barulah masukkan 500 ml susu sapi segar. Chef Yoel menempatkan susu sebagai bahan terakhir dalam proses memasak.

Aduk kembali sampai susu tercampur dengan santan dan kaldu. Perpaduan kedua bahan tersebut kemudian menghasilkan kuah sop dengan karakter creamy.

Setelah seluruh proses selesai, pindahkan sop kambing ke mangkuk. Tambahkan potongan tomat, irisan daun bawang dan seledri, serta taburan bawang goreng.

Sajikan sop iga kambing dalam kondisi panas. Emping goreng dapat menjadi pendamping, sedangkan irisan jeruk limau dan sambal rawit melengkapi penyajiannya sesuai selera.

Dengan teknik tersebut, proses memasak tidak hanya berfokus pada kuah yang gurih dan creamy. Pergantian air pada tahap awal perebusan juga membantu mengurangi aroma prengus, sedangkan perebusan lanjutan membuat iga kambing mencapai tekstur yang empuk.