Jawa Barat Destinasi Wisata Favorit wisatawan nusantara (wisnus) sepanjang Juli 2026 dengan mencatat 18,86 juta perjalanan. Jumlah tersebut menempatkan Jawa Barat di posisi teratas sebagai provinsi yang paling banyak menjadi tujuan perjalanan wisata domestik di Indonesia pada periode tersebut.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Jawa Barat mengungguli Jawa Timur dan Jawa Tengah dalam jumlah perjalanan wisnus. Jawa Timur menempati peringkat kedua dengan 17,31 juta perjalanan, sementara Jawa Tengah berada di urutan ketiga dengan 14,39 juta perjalanan.

Data tersebut menunjukkan bahwa Pulau Jawa masih memegang peranan besar dalam pergerakan wisatawan domestik. Sejumlah provinsi di pulau ini tidak hanya mencatat jumlah perjalanan yang tinggi, tetapi juga menunjukkan pertumbuhan perjalanan wisata yang cukup kuat di bandingkan tahun sebelumnya.

Perjalanan Wisnus Nasional Capai 107,44 Juta

Secara nasional, wisatawan nusantara melakukan 107,44 juta perjalanan selama Juli 2026. Jumlah itu meningkat 7,23 persen jika di bandingkan dengan periode yang sama pada Juli 2025.

Selain mencatat pertumbuhan tahunan, perjalanan wisata domestik juga mengalami kenaikan secara bulanan. BPS mencatat jumlah perjalanan pada Juli 2026 bertambah 0,23 persen di bandingkan Juni 2026.

Pencapaian tersebut memperlihatkan tingginya aktivitas perjalanan masyarakat di dalam negeri. Jawa Barat mengambil porsi yang cukup besar dari keseluruhan perjalanan tersebut dengan 18,86 juta perjalanan.

Posisi Jawa Barat sebagai destinasi wisata favorit wisnus juga memperlihatkan besarnya daya tarik perjalanan menuju provinsi tersebut. Berbagai daerah di Jawa Barat menawarkan beragam pilihan perjalanan yang dapat menjadi tujuan wisatawan domestik.

Pulau Jawa Kuasai Mayoritas Perjalanan Wisata Domestik

Pulau Jawa mendominasi tujuan perjalanan wisatawan Indonesia selama Juli 2026. BPS mencatat wisatawan nusantara melakukan sekitar 69,08 juta perjalanan menuju berbagai wilayah di Pulau Jawa.

Jumlah itu setara dengan 64,29 persen dari keseluruhan perjalanan wisnus secara nasional. Dengan demikian, lebih dari separuh perjalanan wisata domestik pada periode tersebut mengarah ke provinsi-provinsi yang berada di Pulau Jawa.

Jawa Barat memimpin dengan 18,86 juta perjalanan, kemudian Jawa Timur mencatat 17,31 juta perjalanan. Sementara itu, Jawa Tengah melengkapi tiga besar dengan 14,39 juta perjalanan.

Besarnya kontribusi ketiga provinsi tersebut semakin memperkuat posisi Pulau Jawa sebagai pusat utama pergerakan wisata domestik. Data BPS sekaligus memperlihatkan bahwa konsentrasi perjalanan wisnus nasional masih sangat kuat di kawasan ini.

Jawa Barat destinasi wisata favorit

Jawa Barat menjadi destinasi wisata favorit wisatawan nusantara (wisnus) pada Juli 2026. Ini alasannya.

Jawa Tengah Catat Pertumbuhan Tahunan Tertinggi

Meski Jawa Barat memimpin berdasarkan jumlah perjalanan, Jawa Tengah justru mencatat pertumbuhan tahunan paling tinggi. Jumlah perjalanan wisatawan nusantara menuju Jawa Tengah melonjak 29,44 persen pada Juli 2026 jika di bandingkan dengan Juli 2025.

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyusul dengan pertumbuhan 21,68 persen secara tahunan. Sementara itu, Sulawesi Selatan mencatat kenaikan 18,57 persen dan masuk dalam kelompok provinsi dengan pertumbuhan perjalanan wisnus yang cukup tinggi.

Angka tersebut memperlihatkan perbedaan antara jumlah perjalanan dan tingkat pertumbuhan. Jawa Barat tetap memegang jumlah perjalanan terbesar, sedangkan Jawa Tengah menunjukkan peningkatan paling kuat di bandingkan pencapaiannya pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kondisi ini juga menggambarkan dinamika perjalanan wisata domestik yang tidak hanya berpusat pada satu daerah. Sejumlah provinsi mampu mencatat peningkatan perjalanan yang signifikan meskipun jumlah kunjungannya belum melampaui Jawa Barat.

Perjalanan Wisnus ke Bali Mengalami Penurunan

Berbeda dengan beberapa provinsi di Pulau Jawa, Bali mencatat penurunan perjalanan wisatawan nusantara pada Juli 2026. Wisatawan domestik melakukan sekitar 2,28 juta perjalanan menuju Pulau Dewata sepanjang bulan tersebut.

Jika dibandingkan dengan Juli 2025, jumlah perjalanan wisnus menuju Bali turun 0,61 persen. Penurunan terlihat lebih besar ketika BPS membandingkannya dengan bulan sebelumnya.

Secara bulanan, perjalanan wisatawan nusantara ke Bali berkurang 8,58 persen dibandingkan Juni 2026. Angka ini menunjukkan tren berbeda dari pergerakan perjalanan wisnus nasional yang secara keseluruhan masih mencatat kenaikan.

Data perjalanan pada Juli 2026 akhirnya memperlihatkan kuatnya dominasi Pulau Jawa dalam pasar perjalanan domestik Indonesia. Jawa Barat destinasi wisata favorit wisnus dengan jumlah 18,86 juta perjalanan, sedangkan Jawa Timur dan Jawa Tengah mengikuti di posisi berikutnya.

Pada saat yang sama, pertumbuhan tinggi yang terjadi di Jawa Tengah, DIY, dan Sulawesi Selatan memperlihatkan perkembangan perjalanan wisata domestik di sejumlah daerah. Dengan total nasional mencapai 107,44 juta perjalanan, pergerakan wisatawan nusantara tetap menjadi bagian penting dalam aktivitas pariwisata Indonesia.