Teheran – Persiapan upacara pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, terus di matangkan menjelang pelaksanaan prosesi resmi yang di jadwalkan berlangsung pada Sabtu, 4 Juli 2026. Pemerintah Iran memperkirakan jutaan warga akan memadati Ibu Kota Teheran untuk memberikan penghormatan terakhir kepada tokoh yang selama puluhan tahun memimpin negara tersebut.

Selain di hadiri masyarakat dari berbagai wilayah Iran, prosesi pemakaman juga di perkirakan di hadiri delegasi dari puluhan negara sahabat. Aparat keamanan pun memperketat pengamanan di sejumlah titik strategis guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar.

Jenazah Di semayamkan di Grand Mosalla Teheran

Jenazah Ali Khamenei telah tiba di kompleks Grand Mosalla, Teheran, pada Jumat, 3 Juli 2026. Lokasi tersebut di pilih sebagai tempat persemayaman sebelum prosesi pemakaman resmi di mulai.

Selama tiga hari, masyarakat di beri kesempatan untuk memberikan penghormatan terakhir. Kawasan Grand Mosalla telah di hiasi berbagai spanduk berisi foto, kutipan, dan pesan penghormatan kepada Khamenei. Tidak hanya jenazah sang pemimpin tertinggi, sejumlah anggota keluarganya yang turut menjadi korban dalam serangan juga akan di semayamkan dalam prosesi yang sama.

Ali Khamenei wafat pada usia 86 tahun setelah kompleks kediamannya di pusat Teheran menjadi sasaran serangan militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel pada awal pecahnya konflik di Timur Tengah. Peristiwa tersebut memicu duka mendalam di Iran sekaligus meningkatkan ketegangan politik di kawasan.

Persiapan Besar Dilakukan Menjelang Upacara

Sejak beberapa hari sebelum pemakaman, aktivitas di kawasan Grand Mosalla berlangsung sangat padat. Para pekerja terlihat menata taman, menanam bunga, hingga mempercantik area kompleks untuk menyambut kedatangan jutaan pelayat.

Sementara itu, aparat keamanan memperketat pengawasan di sekitar lokasi. Kendaraan yang melintas di periksa secara menyeluruh, sedangkan akses menuju beberapa ruas jalan di batasi demi menjaga keamanan selama rangkaian acara berlangsung.

Seorang pekerja di lokasi mengungkapkan bahwa persiapan dilakukan sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada pemimpin yang mereka anggap sebagai sosok penting bagi Iran. Menurutnya, masyarakat dari berbagai provinsi di perkirakan akan datang secara bergelombang sehingga kawasan pemakaman di prediksi di penuhi lautan manusia.

Pemakaman Digelar Setelah Tercapainya Gencatan Senjata

Pelaksanaan pemakaman sempat mengalami penundaan akibat konflik bersenjata yang masih berlangsung antara Iran dengan Amerika Serikat. Namun, setelah kedua negara menyepakati nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) untuk menghentikan konflik, pemerintah akhirnya menetapkan jadwal resmi prosesi pemakaman.

Momentum tersebut di nilai memiliki arti penting bagi Iran karena menjadi simbol berakhirnya masa konflik. Sekaligus penghormatan terakhir kepada pemimpin tertinggi negara itu.

Ketua Parlemen Iran sekaligus juru runding utama dalam proses di plomasi, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengajak masyarakat hadir dalam jumlah besar. Ia menilai kehadiran jutaan warga merupakan bentuk solidaritas nasional sekaligus penghormatan kepada Ali Khamenei.

Menurut Ghalibaf, besarnya partisipasi masyarakat akan menjadi pesan kepada dunia internasional mengenai persatuan rakyat Iran setelah wafatnya pemimpin mereka.

Suasana persiapan pemakaman Ali Khamenei di Grand Mosalla Teheran menjelang upacara kenegaraan yang dipadati jutaan pelayat.

Grand Mosalla di Teheran saat menggelar shalat Idul Fitri yang di pimpin Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada 18 Juli 2015.

Rangkaian Prosesi Berlangsung di Beberapa Kota

Prosesi penghormatan kepada Ali Khamenei tidak hanya di pusatkan di Teheran. Pemerintah Iran telah menyusun rangkaian upacara yang akan berlangsung di sejumlah kota penting, termasuk wilayah suci di Iran dan Irak.

Berikut jadwal rangkaian prosesi pemakaman:

Teheran – 4 Juli 2026

Upacara kenegaraan di mulai di Grand Mosalla dengan di hadiri pejabat tinggi negara, tamu internasional, serta jutaan masyarakat.

Qom – 7 Juli 2026

Jenazah akan dibawa menuju Kota Qom untuk mengikuti prosesi penghormatan keagamaan di salah satu pusat pendidikan Islam terbesar di Iran.

Najaf dan Karbala – 8 Juli 2026

Selanjutnya, iring-iringan akan memasuki wilayah Irak guna melaksanakan ritual keagamaan di dua kota suci umat Islam Syiah, yakni Najaf dan Karbala.

Mashhad – 9 Juli 2026

Tahapan terakhir akan berlangsung di Kota Mashhad, tempat kelahiran Ali Khamenei. Jenazah di jadwalkan di makamkan di kompleks makam Imam Reza setelah seluruh rangkaian penghormatan selesai.

Puluhan Negara Kirim Delegasi Resmi

Upacara pemakaman di pastikan di hadiri sejumlah tamu negara. Pakistan menjadi salah satu negara yang mengirimkan delegasi tingkat tinggi dengan kehadiran langsung Perdana Menteri Shehbaz Sharif.

Selain Pakistan, pemerintah China, Afghanistan, serta beberapa negara di kawasan Kaukasus juga mengonfirmasi akan mengirimkan perwakilan resmi. Secara keseluruhan, sekitar 30 negara di perkirakan menghadiri prosesi tersebut sebagai bentuk penghormatan di plomatik kepada mendiang Ali Khamenei.

Di sisi lain, pelayat dari Irak, Afghanistan, Pakistan, dan berbagai negara tetangga di perkirakan turut berdatangan melalui jalur darat maupun udara.

Diperkirakan Di hadiri Hingga 20 Juta Pelayat

Pemerintah Iran memperkirakan jumlah pelayat yang mengikuti rangkaian prosesi mencapai 15 hingga 20 juta orang. Apabila angka tersebut terealisasi, pemakaman Ali Khamenei akan menjadi salah satu upacara kenegaraan terbesar dalam sejarah Iran.

Untuk mendukung kelancaran acara, pemerintah menetapkan hari libur nasional di Teheran, Qom, dan Mashhad selama rangkaian prosesi berlangsung. Seluruh kantor pemerintahan maupun sebagian besar sektor swasta di Teheran juga di minta menghentikan operasional mulai Sabtu hingga Senin.

Selain itu, pembatasan lalu lintas di berlakukan di pusat kota sehingga kendaraan pribadi tidak dapat melintas di sejumlah kawasan utama. Otoritas penerbangan Iran juga menutup sebagian ruang udara Teheran mulai 3 Juli, sebelum akhirnya melakukan penutupan penuh pada 6 Juli demi menjaga keamanan prosesi.

Kehadiran Mojtaba Khamenei Masih Menjadi Tanda Tanya

Setelah seluruh rangkaian penghormatan di Teheran selesai, jenazah akan di berangkatkan menuju Irak sebelum akhirnya di makamkan secara resmi di Mashhad pada 9 Juli 2026.

Meski demikian, hingga menjelang pelaksanaan upacara utama, belum ada kepastian mengenai kehadiran Mojtaba Khamenei. Putra sekaligus penerus Ali Khamenei tersebut belum pernah tampil di hadapan publik sejak di umumkan sebagai pemimpin tertinggi Iran yang baru. Situasi tersebut membuat banyak pihak menantikan apakah ia akan muncul dalam prosesi pemakaman kenegaraan yang menjadi salah satu peristiwa paling bersejarah bagi Iran dalam beberapa dekade terakhir.