Daihatsu Gran Max – dikenal luas sebagai kendaraan niaga ringan yang mengutamakan fungsi dan kepraktisan. Di Jepang, model ini memiliki saudara kembar bernama Toyota Town Ace. Kedua kendaraan tersebut berbagi struktur rangka, dimensi bodi, serta karakter utilitas yang serupa. Oleh karena itu, banyak pelaku modifikasi melihat Town Ace sebagai basis ideal untuk eksplorasi desain yang lebih berani.

Pada ajang Tokyo Auto Salon 2026, Toyota Town Ace tampil dengan identitas visual yang sama sekali berbeda. Rumah modifikasi Blow asal Jepang menghadirkan transformasi menyeluruh dengan pendekatan desain klasik Amerika. Dengan demikian, Town Ace tidak lagi tampil sebagai kendaraan niaga biasa, melainkan sebagai objek otomotif yang sarat karakter dan nilai estetika.

Toyota Town Ace bergaya klasik Amerika di Tokyo Auto Salon 2026

Toyota Town Ace, kembaran Daihatsu Gran Max, dimodifikasi seperti Ford F100(Dok. Blow.jp)

Konsep Jack Rider dan Inspirasi Desain Retro

Blow memperkenalkan paket modifikasi ini dengan nama Jack Rider. Konsep Jack Rider berangkat dari ketertarikan terhadap desain kendaraan Amerika era 1950-an. Secara khusus, Blow menjadikan Ford F100 sebagai referensi utama. Pikap legendaris ini di kenal luas dengan julukan Pumpkin karena bentuk bodinya yang membulat dan ekspresif.

Selanjutnya, tim desain Blow menerjemahkan karakter Ford F100 ke dalam format van modern seperti Toyota Town Ace. Mereka membentuk wajah depan kendaraan dengan garis membulat yang dominan. Alhasil, tampilan depan menghadirkan kesan ramah, unik, dan penuh nuansa nostalgia. Pada tahap ini, identitas Town Ace versi standar hampir sepenuhnya tersamarkan.

Rekayasa Eksterior dan Karakter Visual

Untuk mewujudkan konsep tersebut, Blow merancang front face kit khusus bagi Jack Rider. Paket ini mencakup bumper depan, gril, dan rumah lampu dengan desain retro Amerika. Setiap komponen mengikuti proporsi bodi Town Ace agar tetap terlihat menyatu dan seimbang.

Gril berlapis krom menjadi elemen visual utama yang langsung menarik perhatian. Di sisi lain, lampu depan mengusung desain sederhana dengan bentuk membulat. Selain itu, Blow menawarkan pilihan warna monokrom cerah yang identik dengan kendaraan Amerika era pertengahan abad ke-20. Finishing krom pada beberapa bagian eksterior semakin memperkuat karakter klasik yang di usung.

Tidak berhenti di situ, Blow juga menyediakan berbagai aksesori tambahan. Pemilik dapat memilih emblem krom, penutup bagasi belakang, serta opsi lampu LED atau halogen bergaya klasik. Dengan sistem paket modular, pemilik memiliki keleluasaan untuk menentukan tingkat modifikasi sesuai preferensi pribadi.

Interior Retro dengan Sentuhan Fungsional

Selain mengubah tampilan luar, Blow juga menghadirkan opsi kustomisasi interior. Paket interior mencakup cover jok dengan desain retro, karpet lantai bermotif klasik, serta set pedal yang di rancang mengikuti estetika lawas. Dengan pendekatan ini, suasana kabin terasa selaras dengan karakter eksterior kendaraan.

Pada saat yang sama, Blow tetap memperhatikan kebutuhan penggunaan modern. Pemilik dapat menambahkan sistem navigasi, kamera belakang, dan dashcam sesuai kebutuhan berkendara. Oleh sebab itu, Jack Rider tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga tetap relevan untuk aktivitas harian, kendaraan promosi, maupun basis camper van bergaya klasik.

Filosofi Desain Blow

Blow merancang Jack Rider dengan pendekatan emosional. Rumah modifikasi ini ingin menciptakan kendaraan yang mampu menghadirkan rasa senang saat di lihat dan di kendarai. Dengan menggabungkan estetika klasik Amerika dan platform kendaraan utilitas modern, Blow membentuk karakter yang kuat dan mudah dikenali.

Di tengah dominasi tren desain futuristik dan agresif, Jack Rider menawarkan alternatif yang lebih hangat dan bersahabat. Karena itu, kehadiran kendaraan ini di Tokyo Auto Salon 2026 berhasil menarik perhatian pengunjung yang mencari konsep modifikasi dengan cerita dan identitas kuat.

Struktur Kendaraan dan Material yang Digunakan

Meskipun tampilan Jack Rider berubah drastis, Blow tetap menjaga aspek struktural kendaraan. Tim modifikasi mempertahankan seluruh titik pemasangan sesuai rangka asli Toyota Town Ace. Dengan pendekatan tersebut, proses modifikasi tidak memerlukan pemotongan sasis.

Untuk panel bodi tambahan, Blow menggunakan material Fiber Reinforced Plastic atau FRP. Material ini memiliki bobot ringan dan mudah dibentuk mengikuti desain retro. Selain itu, FRP menawarkan kekuatan yang memadai untuk penggunaan harian. Pemilihan material ini membantu menjaga keseimbangan antara estetika, keamanan, dan kenyamanan berkendara.

Penutup

Modifikasi Toyota Town Ace melalui paket Jack Rider menunjukkan potensi besar kendaraan niaga sebagai media ekspresi desain. Melalui sentuhan klasik Amerika, Blow berhasil menghadirkan interpretasi baru yang memadukan nostalgia dan fungsi modern. Dengan demikian, Jack Rider tidak hanya tampil sebagai kendaraan pameran, tetapi juga sebagai kendaraan yang tetap layak digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Konsep ini menegaskan bahwa modifikasi otomotif dapat mengedepankan karakter dan emosi tanpa mengorbankan nilai guna kendaraan.