Turnamen Swiss Open 2026 – menghadirkan sejumlah pertandingan menarik pada babak 32 besar, salah satunya duel antara tunggal putra Indonesia, Zaki Ubaidillah, melawan pemain China, Li Shi Feng. Pertandingan tersebut berlangsung pada Rabu malam waktu Indonesia Barat dan menjadi salah satu laga yang cukup menyita perhatian penggemar bulu tangkis.

Zaki Ubaidillah, yang akrab disapa Ubed, datang ke pertandingan ini dengan semangat untuk memberikan performa terbaiknya di level internasional. Ia menghadapi lawan yang memiliki peringkat lebih tinggi di daftar Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF). Saat pertandingan berlangsung, Ubed menempati posisi sekitar peringkat ke-40 dunia, sementara Li Shi Feng berada di posisi tujuh besar dunia.

Pertandingan ini juga menjadi pertemuan pertama antara kedua pemain di turnamen internasional. Karena belum memiliki catatan pertemuan sebelumnya, kedua pemain harus menyesuaikan strategi permainan mereka secara langsung di lapangan.

Setelah melalui pertandingan yang berlangsung selama sekitar satu jam dua puluh empat menit, Li Shi Feng berhasil mengamankan kemenangan melalui pertandingan tiga gim. Hasil akhir pertandingan menunjukkan skor 24-22, 16-21, dan 21-16 untuk kemenangan pemain asal China tersebut.

Jalannya Gim Pertama yang Ketat

Pada gim pertama, kedua pemain langsung menampilkan permainan yang agresif dan penuh tekanan. Sejak awal pertandingan, Ubed mampu mengimbangi permainan lawannya yang memiliki pengalaman lebih luas di turnamen internasional.

Pertandingan berlangsung dengan tempo yang cukup cepat dan kedua pemain saling mengejar angka. Ubed menunjukkan performa yang cukup meyakinkan dengan mampu menjaga selisih poin dalam beberapa fase permainan.

Memasuki fase akhir gim pertama, Ubed sempat berada dalam posisi yang menguntungkan. Ia berhasil unggul dengan skor 18-16 dan kemudian memperlebar keunggulan menjadi 20-18. Situasi tersebut memberi peluang besar bagi Ubed untuk mengamankan gim pertama.

Namun, Li Shi Feng menunjukkan mental bertanding yang kuat. Ia berhasil menyamakan kedudukan menjadi 20-20 dan memaksa pertandingan memasuki fase deuce. Setelah beberapa reli panjang yang menegangkan, Li Shi Feng akhirnya memenangkan gim pertama dengan skor 24-22.

Ubed vs Li Shi Feng Swiss Open

Tunggal putra Indonesia, Zaki Ubaidillah, saat bertanding di Thailand Masters 2026.

Kebangkitan Ubed pada Gim Kedua

Memasuki gim kedua, Zaki Ubaidillah tampil dengan strategi yang lebih agresif. Ia langsung menekan permainan lawannya sejak awal gim dan berhasil unggul cukup jauh dengan skor 5-1.

Li Shi Feng sempat mencoba mengejar ketertinggalan dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 7-7. Namun Ubed tetap mampu menjaga konsentrasi dan kembali mengontrol jalannya pertandingan.

Menjelang interval gim kedua, Ubed berhasil memimpin dengan skor 11-7. Keunggulan ini memberikan momentum positif bagi pemain Indonesia tersebut.

Setelah interval, Ubed terus mempertahankan performa stabilnya. Ia mampu mengontrol ritme permainan dan memanfaatkan beberapa kesalahan dari lawan. Berkat permainan yang konsisten, Ubed berhasil memenangkan gim kedua dengan skor 21-16 dan memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan.

Persaingan Ketat pada Gim Penentuan

Gim ketiga menjadi penentu kemenangan dalam pertandingan ini. Kedua pemain kembali menunjukkan permainan yang seimbang sejak awal gim.

Reli panjang dan pertukaran serangan sering terjadi sepanjang pertandingan. Ubed sempat memimpin dengan skor tipis 11-10 saat memasuki interval.

Namun setelah jeda interval, Li Shi Feng mulai meningkatkan intensitas serangannya. Ia berhasil memanfaatkan beberapa kesalahan yang terjadi dalam permainan Ubed.

Li Shi Feng kemudian mengambil alih kendali pertandingan dan memperlebar keunggulan menjadi 16-12. Meskipun Ubed berusaha mengejar ketertinggalan, pemain China tersebut mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir gim.

Pada akhirnya, Li Shi Feng menutup gim ketiga dengan skor 21-16 dan memastikan kemenangan dalam pertandingan tersebut.

Evaluasi Performa Zaki Ubaidillah

Meskipun harus mengakhiri langkahnya di babak 32 besar Swiss Open 2026, Zaki Ubaidillah tetap menunjukkan performa yang kompetitif saat menghadapi pemain dengan peringkat dunia yang lebih tinggi.

Kemampuan Ubed untuk bersaing secara ketat dalam beberapa fase pertandingan menunjukkan potensi yang dimilikinya sebagai salah satu pemain muda Indonesia yang berkembang di level internasional.

Pertandingan ini juga memberikan pengalaman berharga bagi Ubed dalam menghadapi pemain papan atas dunia. Dengan pengalaman tersebut, ia dapat meningkatkan kualitas permainan serta memperbaiki aspek teknis dan mental bertanding.

Pentingnya Pengalaman Turnamen Internasional

Turnamen internasional seperti Swiss Open memberikan kesempatan bagi para pemain untuk menguji kemampuan mereka melawan atlet dari berbagai negara. Kompetisi semacam ini tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar, tetapi juga sarana pengembangan bagi pemain yang sedang membangun karier.

Melalui pertandingan melawan pemain peringkat atas dunia, atlet dapat memperoleh pengalaman yang penting untuk meningkatkan performa mereka di masa depan.

Bagi Zaki Ubaidillah, pertandingan melawan Li Shi Feng menjadi bagian dari proses pengembangan kariernya di dunia bulu tangkis profesional. Dengan terus mengikuti turnamen internasional dan menghadapi berbagai lawan kuat, pemain muda seperti Ubed memiliki peluang untuk meningkatkan peringkat serta kualitas permainan mereka di masa mendatang.