Persib Bandung – bursa transfer paruh musim Super League 2025–2026 kembali menghadirkan dinamika penting bagi Persib Bandung. Sejumlah klub mulai aktif membidik pemain yang tampil konsisten sepanjang putaran pertama kompetisi. Kondisi tersebut turut memengaruhi Persib Bandung, mengingat klub ini memiliki kedalaman skuad yang kompetitif dan berisi pemain dengan pengalaman tinggi di level nasional maupun internasional.

Manajemen Persib kini menghadapi tantangan untuk menjaga keseimbangan tim. Di satu sisi, klub perlu mempertahankan kekuatan utama demi target prestasi. Di sisi lain, manajemen juga harus mempertimbangkan kebutuhan pemain yang menginginkan menit bermain lebih banyak.

pelatih Persib Bojan Hodak menanggapi isu transfer pemain

Eks Como 1907 Federico Barba langsung starter dalam debutnya bersama Persib Bandung pada laga pekan kelima Super League 2025-2026, Jumat (12/9/2025) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Ketertarikan Klub Lain terhadap Rezaldi dan Hamra Hehanussa

Nama Rezaldi Hehanussa dan Hamra Hehanussa mencuat sebagai dua pemain Persib yang menarik perhatian klub lain. Persik Kediri menunjukkan minat serius terhadap keduanya untuk memperkuat tim pada putaran kedua kompetisi. Langkah ini sejalan dengan ambisi Persik Kediri dalam meningkatkan performa dan konsistensi permainan.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima beberapa permintaan resmi terkait pemain. Ia menegaskan bahwa keputusan transfer tidak akan bergantung pada rumor semata. Hodak memilih untuk melakukan komunikasi langsung dengan pemain sebelum menentukan langkah selanjutnya. Pendekatan tersebut menunjukkan sikap profesional dalam mengelola dinamika internal tim.

Kondisi Rezaldi Hehanussa dan Peluang Bermain

Rezaldi Hehanussa sempat menghadapi masa sulit akibat cedera tulang rawan yang memaksanya menepi cukup lama. Cedera tersebut membuatnya kehilangan peran sebagai pemain utama pada musim sebelumnya. Namun, ia kini telah pulih dan kembali menunjukkan kesiapan fisik untuk bersaing di level tertinggi.

Persib memberi Rezaldi kesempatan tampil dalam ajang AFC Champions League Two musim 2025–2026. Penampilannya saat menghadapi Bangkok United menjadi sinyal positif atas proses pemulihannya. Meski demikian, persaingan ketat di sektor bek membuat peluang bermain tetap terbatas. Situasi ini mendorong manajemen dan pelatih untuk mempertimbangkan opsi terbaik, baik bagi pemain maupun klub.

Persaingan Internal dan Opsi Transfer Pemain

Persib Bandung memiliki persaingan internal yang sehat di hampir setiap lini. Kondisi ini meningkatkan kualitas latihan sekaligus menjaga standar performa tim. Namun, situasi tersebut juga membuat beberapa pemain sulit memperoleh menit bermain reguler.

Bojan Hodak menilai bahwa klub harus bersikap realistis. Jika seorang pemain membutuhkan waktu bermain demi perkembangan karier, maka manajemen dapat membuka ruang diskusi terkait kemungkinan transfer. Pendekatan ini menempatkan kepentingan pemain dan klub dalam posisi yang seimbang.

Kepergian Wiliam Marcilio dari Persib Bandung

Persib Bandung telah mengambil keputusan untuk melepas gelandang asal Brasil, Wiliam Marcilio. Klub menyepakati transfer sang pemain ke Chungnam Asan, yang berlaga di kompetisi Korea Selatan. Kepindahan ini membuka babak baru dalam perjalanan karier Wiliam di level internasional.

Keputusan tersebut juga memberi ruang bagi Persib untuk menyesuaikan komposisi pemain asing. Dengan fleksibilitas ini, klub dapat menyusun ulang strategi dan kebutuhan tim sesuai dengan target kompetisi yang masih berjalan.

Masa Depan Federico Barba dan Status Kontrak

Bek asal Italia, Federico Barba, juga menjadi sorotan dalam bursa transfer kali ini. Beberapa klub Eropa seperti Delfino Pescara 1936 dan Aris Thessaloniki dikabarkan memantau situasinya. Isu tersebut muncul seiring pernyataan Barba mengenai kerinduannya terhadap keluarga dan proses adaptasi di Indonesia.

Meski rumor terus berkembang, manajemen Persib menegaskan bahwa Barba masih memiliki kontrak yang berlaku hingga akhir musim dengan opsi perpanjangan. Status kontrak ini memberikan kepastian hukum bagi klub dalam menentukan langkah ke depan. Selama tidak ada kesepakatan baru, Barba tetap menjadi bagian dari skuad Persib.

Penutup

Secara keseluruhan, dinamika transfer Persib Bandung pada jendela transfer Super League 2025–2026 menunjukkan kompleksitas pengelolaan klub profesional. Manajemen dan tim pelatih harus menyeimbangkan kebutuhan kompetitif, aspirasi pemain, serta kepentingan jangka panjang klub. Dengan pendekatan komunikatif dan evaluasi menyeluruh, Persib berupaya menjaga stabilitas tim sekaligus tetap adaptif terhadap perubahan yang terjadi di bursa transfer.