Justin Hubner – kembali menjadi sorotan setelah muncul kabar mengenai ketertarikan Persija Jakarta untuk merekrutnya pada bursa transfer musim panas 2026. Bek Timnas Indonesia tersebut di sebut menjadi target serius klub ibu kota, namun peluang transfer itu di pastikan tidak berlanjut setelah Fortuna Sittard memilih mempertahankan sang pemain.

Keputusan klub asal Belanda tersebut sekaligus mempertegas keinginan Hubner untuk melanjutkan karier di kompetisi Eropa. Meski mengakui tawaran dari Indonesia sangat menarik dari sisi finansial, pemain berusia 22 tahun itu menilai bertahan di Eredivisie merupakan langkah terbaik demi perkembangan kariernya dalam jangka panjang.

Fortuna Sittard Tidak Melepas Justin Hubner

Rumor kepindahan Justin Hubner ke Indonesia sempat menguat setelah sejumlah pemain Timnas Indonesia memilih melanjutkan karier di Super League. Nama Hubner pun di kaitkan dengan Persija Jakarta yang di kabarkan siap mengajukan penawaran bernilai besar.

Laporan media Belanda menyebutkan bahwa Persija telah memberikan proposal dengan nilai yang cukup tinggi kepada Fortuna Sittard. Namun, manajemen klub Eredivisie tersebut memutuskan untuk menolak tawaran tersebut karena masih memasukkan Hubner dalam rencana tim untuk beberapa musim ke depan.

Keputusan tersebut ternyata disambut positif oleh Hubner. Bek kelahiran Belanda itu mengaku belum memiliki keinginan untuk meninggalkan sepak bola Eropa. Menurutnya, bermain di liga dengan level kompetisi tinggi menjadi cara terbaik untuk meningkatkan kualitas sebagai pemain profesional.

Ia menyadari bahwa kesempatan bermain di Indonesia dapat memberikan keuntungan finansial yang besar. Akan tetapi, prioritas utamanya saat ini bukanlah soal nilai kontrak, melainkan perkembangan kemampuan dan pengalaman bermain di level tertinggi.

Karier Hubner Terus Berkembang di Kompetisi Eropa

Perjalanan karier Justin Hubner di Eropa di mulai sejak usia muda. Ia pernah menimba ilmu di akademi Den Bosch sebelum melanjutkan perkembangan bersama Wolverhampton Wanderers di Inggris.

Selama berada di Wolves, Hubner memperkuat tim U-21 dan mendapatkan pengalaman penting dalam kompetisi kelompok usia. Setelah itu, ia juga sempat di pinjamkan ke klub Jepang, Cerezo Osaka, untuk memperoleh menit bermain dan pengalaman di lingkungan sepak bola yang berbeda.

Pada bursa transfer musim panas 2025, Fortuna Sittard kemudian merekrut Hubner untuk memperkuat lini pertahanan mereka di Eredivisie. Keputusan tersebut menjadi langkah penting dalam karier profesionalnya.

Sepanjang musim 2025-2026, Hubner tampil cukup konsisten bersama Fortuna Sittard. Ia mencatatkan 25 penampilan di Liga Belanda dan berhasil menyumbangkan dua gol. Kontribusi tersebut membuat posisinya di dalam skuad semakin kuat sekaligus meningkatkan kepercayaan klub terhadap kemampuannya.

Performa yang stabil juga membuat Fortuna Sittard enggan kehilangan salah satu bek muda potensial yang masih memiliki ruang besar untuk berkembang.

Memilih Bertahan Demi Perkembangan Karier

Hubner secara terbuka menjelaskan alasan mengapa dirinya belum ingin menerima tawaran bermain di Indonesia. Baginya, bertahan di Eropa merupakan keputusan yang paling tepat untuk menjaga perkembangan karier.

Ia ingin terus bersaing dengan pemain-pemain berkualitas di kompetisi yang memiliki standar tinggi. Dengan cara tersebut, Hubner berharap dapat mencapai performa terbaik sebagai pesepak bola profesional.

Selain itu, ia juga menilai bahwa pengalaman bermain di liga Eropa akan memberikan dampak positif terhadap kontribusinya bersama Timnas Indonesia. Bermain secara rutin menghadapi lawan dengan kualitas tinggi di yakini dapat meningkatkan kemampuan individu maupun mental bertanding.

Hubner percaya bahwa proses perkembangan pemain tidak dapat dilakukan secara instan. Karena itu, ia memilih tetap berada di lingkungan yang menurutnya mampu memberikan tantangan lebih besar setiap musim.

Justin Hubner saat memperkuat Fortuna Sittard dalam pertandingan Eredivisie Liga Belanda.

Bek Fortuna Sittard, Justin Hubner, bereaksi setelah mencetak gol ke gawang Go Ahead Eagles dalam laga lanjutan Liga Belanda 2025-2026 pada Minggu (11/1/2026).

Khawatir Muncul Penilaian Negatif

Selain faktor pengembangan karier, Hubner juga mengakui adanya kekhawatiran terhadap persepsi publik apabila dirinya memutuskan bermain di Indonesia pada usia yang masih muda.

Menurutnya, banyak orang kemungkinan akan mempertanyakan keputusan tersebut. Sebagian pihak mungkin menganggap seorang pemain dengan peluang berkembang di Eropa seharusnya belum memilih kompetisi yang level persaingannya berbeda.

Hubner menyadari bahwa setiap keputusan pesepak bola profesional selalu menjadi bahan pembicaraan publik. Oleh sebab itu, ia memilih mengambil langkah yang di nilai paling tepat bagi masa depannya.

Ia menilai bertahan di Eropa akan membantunya menjaga konsistensi performa sekaligus meningkatkan kualitas permainan. Dengan demikian, dirinya dapat memberikan kontribusi yang lebih besar ketika memperkuat Timnas Indonesia dalam berbagai ajang internasional.

Hubner Ungkap Beratnya Tekanan sebagai Pemain Timnas

Dalam kesempatan yang sama, Hubner juga berbicara mengenai tekanan besar yang harus di hadapi sebagai pemain sepak bola profesional, terutama setelah membela Timnas Indonesia.

Ia mengungkapkan bahwa kritik yang di terima melalui media sosial tidak hanya datang dalam jumlah sedikit. Bahkan, ribuan komentar bernada negatif sering kali muncul ketika penampilannya di anggap kurang memuaskan.

Menurut Hubner, sebagian pesan yang di terimanya berisi hinaan dan kalimat yang sangat menyakitkan. Situasi tersebut menjadi tantangan tersendiri yang harus di hadapi setiap pemain profesional di era media sosial.

Meski demikian, Hubner berusaha tetap fokus pada pekerjaannya di lapangan. Ia memilih menjadikan kritik sebagai motivasi untuk terus berkembang daripada larut dalam komentar negatif yang di terimanya.

Kontrak Masih Panjang Bersama Fortuna Sittard

Peluang Justin Hubner bertahan di Fortuna Sittard juga di perkuat oleh durasi kontraknya yang masih cukup panjang. Bek Timnas Indonesia tersebut masih terikat kontrak hingga tahun 2028 dan terdapat opsi perpanjangan selama satu musim tambahan.

Dengan kondisi tersebut, posisi Fortuna Sittard dalam proses negosiasi menjadi sangat kuat. Klub memiliki kendali penuh terhadap masa depan Hubner sehingga tidak berkewajiban melepas pemainnya meskipun menerima tawaran bernilai besar.

Selama masih menjadi bagian dari proyek Fortuna Sittard, Hubner di perkirakan akan terus fokus meningkatkan performanya di Eredivisie. Ia berharap mampu berkembang menjadi pemain yang lebih matang sekaligus membawa manfaat bagi klub maupun Timnas Indonesia.