Kejuaraan dunia esports – Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) M7 World Championship resmi membuka rangkaian acaranya pada Jumat malam, 9 Juli 2026, di kawasan Batavia PIK, Jakarta. Ajang internasional ini menghadirkan pembukaan megah yang menampilkan sinergi antara industri esports modern dan kekayaan budaya Indonesia. Melalui tema “Rise as One”, penyelenggara menegaskan semangat persatuan, kolaborasi, dan keberagaman sebagai nilai utama yang mengiringi kompetisi kelas dunia tersebut.

Pembukaan kejuaraan dunia esports Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) M7 World Championship di kawasan Batavia PIK, Jakarta, Jumat malam (9/7/2026). (Foto: Tangkapan layar Instagram Irene Umar)
Pertunjukan Pembukaan Menyatukan Teknologi dan Budaya Nusantara
Panggung pembukaan M7 World Championship menampilkan konsep visual futuristik yang berpadu harmonis dengan seni tradisional Indonesia. Penyelenggara merancang tata panggung dengan teknologi visual modern, pencahayaan dinamis, serta iringan musik yang memadukan unsur kontemporer dan etnik. Konsep ini menciptakan pengalaman imersif bagi penonton lokal maupun internasional.
Sebanyak 60 penari dari berbagai latar belakang daerah tampil secara serempak dalam satu panggung. Para penari mengenakan busana tradisional yang merepresentasikan beragam wilayah di Indonesia, mulai dari Sumatra, Jawa, Bali, hingga Kalimantan. Setiap gerakan tari menggambarkan karakter budaya daerah masing-masing, sekaligus menyatukan pesan kebersamaan dalam bingkai nasionalisme. Pertunjukan ini menegaskan bahwa esports tidak hanya berfokus pada kompetisi digital, tetapi juga mampu menjadi medium ekspresi budaya.
Peran Pemerintah dalam Mendorong Ekonomi Kreatif dan Esports
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menyampaikan pandangannya mengenai makna strategis pembukaan M7 World Championship. Ia menilai acara tersebut mencerminkan jati diri Indonesia sebagai bangsa yang kaya budaya serta memiliki semangat gotong royong yang kuat. Menurutnya, kolaborasi antara esports dan budaya membuka peluang besar bagi penguatan ekonomi kreatif nasional.
Irene menekankan bahwa kejuaraan ini melampaui batas kompetisi gim semata. Ia melihat M7 World Championship sebagai ruang kolaborasi lintas sektor yang mempertemukan pelaku industri kreatif, seniman, dan komunitas esports. Seluruh penampil yang mengisi pembukaan berasal dari Indonesia, sehingga panggung internasional ini secara langsung menampilkan kreativitas anak bangsa.
Esports sebagai Media Promosi Budaya Indonesia
Melalui ajang M7 World Championship, Indonesia memanfaatkan esports sebagai sarana diplomasi budaya. Irene menyampaikan harapannya agar Indonesia mampu menjadi contoh bagi negara-negara Asia Tenggara dalam memperkenalkan identitas budaya melalui kompetisi global. Dengan jumlah penduduk terbesar di kawasan Asia Tenggara, Indonesia memiliki peran strategis dalam membentuk citra regional di mata dunia.
Eksposur global yang dihasilkan oleh turnamen esports kelas dunia memberikan dampak signifikan terhadap promosi budaya nasional. Jutaan penonton dari berbagai negara menyaksikan langsung pembukaan M7, sehingga pesan budaya Indonesia tersebar luas melalui platform digital dan siaran internasional. Strategi ini menunjukkan bahwa budaya tradisional dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan industri hiburan modern.
M7 World Championship sebagai Ajang Esports Bergengsi Dunia
MLBB M7 World Championship merupakan edisi ketujuh dari seri kejuaraan dunia Mobile Legends yang berlangsung setiap tahun. Turnamen ini menempati posisi prestisius dalam kalender esports global karena mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai negara. Pada edisi 2026, sebanyak 16 tim profesional dari Malaysia, Filipina, Singapura, Jepang, hingga Turki saling beradu strategi dan keterampilan untuk meraih gelar juara dunia.
Kompetisi ini berlangsung hingga 25 Januari 2026 dan menghadirkan pertandingan berintensitas tinggi yang menarik perhatian komunitas esports internasional. Setiap tim membawa gaya permainan khas negaranya, sehingga turnamen ini juga menjadi ruang pertukaran strategi dan inovasi dalam ekosistem esports global.
Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pusat Esports Asia Tenggara
Penyelenggaraan M7 World Championship menandai kali kedua Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan dunia seri M. Sebelumnya, Indonesia sukses menggelar M4 World Championship pada 2023. Kepercayaan ini menunjukkan kapasitas Indonesia dalam menyelenggarakan event esports berskala internasional dengan standar tinggi.
Melalui penyelenggaraan M7, pemerintah menegaskan komitmen dalam mendorong pertumbuhan ekosistem esports nasional. Dukungan terhadap industri ini tidak hanya memperkuat sektor ekonomi kreatif, tetapi juga menempatkan Indonesia sebagai pusat perkembangan esports di Asia Tenggara. Kolaborasi antara pemerintah, penyelenggara, dan komunitas esports menciptakan fondasi kuat bagi kemajuan industri digital nasional.