Fajar/Fikri – Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri, memastikan tempat di babak 16 besar Singapore Open 2026 setelah melewati pertandingan sengit pada babak pertama. Dalam laga di Singapore Indoor Stadium, pasangan Indonesia itu bangkit dari tekanan sebelum mengalahkan wakil Taiwan, Lee Fang-Chih dan Lee Fang-Jen.

Fajar dan Fikri harus bekerja keras selama tiga gim untuk meraih kemenangan. Mereka sempat kehilangan momentum pada awal pertandingan karena terlalu sering melakukan kesalahan sendiri. Namun, pasangan unggulan Indonesia tersebut mampu bangkit dan membalikkan keadaan hingga menutup pertandingan dengan kemenangan.

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Fajar/Fikri dalam menghadapi persaingan ketat pada turnamen BWF World Tour Super 750 musim ini. Selain itu, kemenangan ini menunjukkan mental bertanding yang kuat saat menghadapi tekanan lawan.

Fajar/Fikri Kehilangan Momentum pada Gim Pertama

Pertandingan tidak berjalan mudah bagi Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri. Pada gim pertama, pasangan Indonesia sempat memimpin jalannya pertandingan dan unggul dalam perolehan angka.

Namun, situasi berubah ketika pasangan Taiwan meningkatkan permainan. Fajar/Fikri mulai kehilangan fokus dan terlalu sering melakukan kesalahan sendiri. Momentum tersebut memberi kesempatan kepada lawan untuk membalikkan keadaan dan mengambil kendali pertandingan.

Pasangan Taiwan juga menerapkan permainan bertahan yang membuat Fajar/Fikri kesulitan mengembangkan pola serangan. Selain itu, lawan mampu menempatkan shuttlecock dengan akurat sehingga pasangan Indonesia terus berada dalam tekanan.

Fajar/Fikri akhirnya kehilangan gim pertama dengan skor 15-21. Kekalahan pada gim pembuka tersebut menjadi pelajaran penting bagi pasangan Indonesia untuk segera memperbaiki permainan.

Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri tampil pada Singapore Open 2026

Arsip – Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian (kiri) dan Muhammad Shohibul Fikri (kanan) berselebrasi usai mencetak poin dalam babak 16 besar Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Fajar/Fikri Bangkit pada Gim Kedua

Memasuki gim kedua, tekanan terhadap Fajar/Fikri semakin besar. Pasangan Indonesia bahkan tertinggal cukup jauh pada awal pertandingan.

Fajar mengakui bahwa dirinya sempat terburu-buru saat menentukan strategi permainan. Situasi tersebut membuat permainan pasangan Indonesia belum stabil pada awal gim kedua.

Meski begitu, Fajar dan Fikri terus mencoba menemukan ritme permainan terbaik. Mereka perlahan mengurangi kesalahan sendiri dan meningkatkan tempo permainan.

Instruksi pelatih juga membantu pasangan Indonesia keluar dari tekanan. Tim pelatih meminta Fajar/Fikri bermain lebih cepat untuk mematahkan pola bertahan lawan yang cukup solid.

Strategi tersebut berjalan efektif. Fajar/Fikri mulai mendominasi reli cepat dan memaksa pasangan Taiwan mengikuti tempo permainan mereka. Momentum kebangkitan tersebut membantu pasangan Indonesia membalikkan keadaan dan merebut gim kedua dengan skor 21-17.

Mental Bertanding Jadi Faktor Penting

Muhammad Shohibul Fikri menilai mental bertanding menjadi faktor utama kebangkitan mereka dalam pertandingan tersebut. Meski tertinggal cukup jauh pada awal gim kedua, pasangan Indonesia tetap menjaga rasa percaya diri.

Fikri mengatakan dirinya dan Fajar terus saling mendukung untuk keluar dari tekanan pertandingan. Mereka mencoba tetap fokus dan tidak panik meski lawan tampil cukup konsisten.

Keberhasilan membalikkan keadaan pada gim kedua membuat rasa percaya diri Fajar/Fikri kembali meningkat. Momentum tersebut kemudian memberi dampak positif pada gim penentuan.

Pada gim ketiga, pasangan Indonesia tampil lebih tenang dan mampu mengontrol jalannya pertandingan. Mereka juga bermain lebih agresif dalam duel drive cepat di depan net.

Fajar/Fikri akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 21-15 pada gim ketiga. Hasil tersebut memastikan langkah mereka berlanjut ke babak 16 besar Singapore Open 2026.

Tantangan Berat Menunggu Fajar/Fikri

Setelah lolos dari babak pertama, Fajar/Fikri akan menghadapi tantangan baru pada babak 16 besar. Pasangan unggulan ketiga tersebut dijadwalkan bertemu wakil Denmark, Daniel Lundgaard dan Mad Vestergaard.

Pasangan Denmark sebelumnya meraih kemenangan meyakinkan atas wakil Kanada dalam dua gim langsung. Hasil tersebut menunjukkan bahwa lawan yang akan dihadapi Fajar/Fikri memiliki performa cukup baik.

Singapore Open 2026 menghadirkan persaingan ketat dari banyak pasangan ganda putra dunia. Karena itu, setiap pertandingan membutuhkan konsistensi dan fokus tinggi.

Selain Fajar/Fikri, Indonesia juga masih memiliki wakil lain di sektor ganda putra melalui Sabar Karyaman Gutama dan Moh. Reza Pahlevi Isfahani. Sebelumnya, pasangan tersebut sukses meraih kemenangan atas wakil tuan rumah dan memastikan langkah ke babak berikutnya.

Keberhasilan beberapa wakil Indonesia di Singapore Open 2026 memberi harapan besar bagi sektor ganda putra untuk meraih hasil positif pada turnamen bergengsi tersebut.