Butter Garlic Naan – perkembangan dunia kuliner internasional kembali menghadirkan dinamika baru. Tahun 2026 menjadi momen penting setelah salah satu roti khas Asia Selatan berhasil merebut gelar roti terenak di dunia. Penobatan tersebut mengubah peta kuliner global yang sebelumnya menempatkan roti asal Malaysia di posisi puncak.

Lembaga pemeringkat kuliner internasional TasteAtlas merilis daftar terbaru roti terenak dunia berdasarkan penilaian konsumen, popularitas global, serta karakter rasa yang konsisten. Daftar ini menjadi rujukan banyak pencinta kuliner karena TasteAtlas menggabungkan opini publik dengan kurasi gastronomi dari berbagai negara.

Butter Garlic Naan khas India sebagai roti terenak dunia 2026 versi TasteAtlas

Foto: Getty Images/iStockphoto/

TasteAtlas Menetapkan Butter Garlic Naan sebagai Peringkat Pertama

Butter Garlic Naan dari India berhasil menempati posisi teratas dalam daftar roti terbaik dunia tahun 2026 versi TasteAtlas. Roti ini memperoleh skor tertinggi berkat perpaduan rasa gurih, tekstur lembut, serta fleksibilitas penyajian yang tinggi. Keunggulan tersebut membuat Butter Garlic Naan mampu menggeser Roti Canai yang sebelumnya mendominasi peringkat atas.

Pemeringkatan ini menunjukkan bagaimana cita rasa tradisional India mampu menembus selera internasional. Butter Garlic Naan tidak hanya populer di negara asalnya, tetapi juga menjadi menu andalan di restoran India di berbagai belahan dunia.

Karakteristik dan Proses Pembuatan Butter Garlic Naan

Butter Garlic Naan termasuk roti pipih yang dimasak menggunakan oven tanah liat tradisional atau tandoor. Proses pemanggangan suhu tinggi membuat adonan mengembang sempurna dan menciptakan tekstur lembut di bagian dalam. Roti ini menggunakan ragi sehingga menghasilkan struktur yang ringan namun tetap padat saat dikunyah.

Setelah matang, juru masak mengoleskan mentega cair dan taburan bawang putih cincang di atas permukaan naan. Kombinasi ini menghadirkan aroma khas yang kuat serta rasa gurih yang langsung terasa. Sentuhan bawang putih yang sedikit terbakar menambah dimensi rasa yang kompleks dan menggugah selera.

Sejarah Panjang dari Era Kekaisaran Mughal

Butter Garlic Naan memiliki akar sejarah yang panjang dalam tradisi kuliner India. Hidangan ini bermula sebagai sajian istimewa di lingkungan Kekaisaran Mughal. Pada masa itu, naan menjadi simbol kemewahan karena hanya kalangan bangsawan yang dapat menikmati roti berbahan gandum dengan teknik pemanggangan khusus.

Seiring waktu, masyarakat luas mulai mengadaptasi naan sebagai makanan sehari-hari. Inovasi dengan tambahan mentega dan bawang putih membuat roti ini semakin populer dan mudah diterima oleh berbagai latar budaya. Hingga kini, Butter Garlic Naan berkembang menjadi pendamping utama berbagai menu khas India.

Fleksibilitas Butter Garlic Naan sebagai Pendamping Hidangan

Salah satu alasan utama Butter Garlic Naan mendapat pengakuan global terletak pada fleksibilitasnya. Roti ini dapat menemani berbagai jenis hidangan berkuah kental. Banyak orang menyantapnya bersama butter chicken, dal makhani, atau shahi paneer karena naan mampu menyerap saus dengan sempurna.

TasteAtlas menilai kombinasi rasa serta kemudahan penyajian sebagai faktor penting dalam popularitas roti ini. Butter Garlic Naan dapat ditemukan hampir di seluruh restoran India, baik skala lokal maupun internasional. Keberadaannya menjadikan pengalaman bersantap terasa lebih lengkap dan memuaskan.

Roti Canai Tetap Menjadi Ikon Kuliner Malaysia

Meski turun ke peringkat kelima, Roti Canai tetap mempertahankan statusnya sebagai ikon kuliner Malaysia. Roti ini terkenal berkat teknik pembuatan yang unik, yaitu memutar dan melipat adonan berkali-kali hingga membentuk lapisan tipis. Proses tersebut menghasilkan tekstur renyah di luar dan lembut di bagian dalam.

Masyarakat Malaysia sering menikmati Roti Canai sebagai menu sarapan bersama kuah dhal dan segelas teh tarik. Kehadirannya di berbagai kedai makan dan warung kaki lima menjadikan Roti Canai simbol budaya kuliner yang kuat dan melekat pada kehidupan sehari-hari.

Daftar Roti Terbaik Dunia 2026 Versi TasteAtlas

Selain Butter Garlic Naan, TasteAtlas juga menempatkan Pan de Bono dari Kolombia dan Focaccia alla Genovese dari Italia di posisi atas. Daftar ini mencerminkan keberagaman budaya roti dari berbagai negara dan memperlihatkan bagaimana cita rasa lokal mampu bersaing secara global.

Dalam pemeringkatan tahun 2026, Indonesia belum berhasil menempatkan satu pun roti tradisional ke dalam 100 besar. Kondisi ini membuka peluang bagi pelaku kuliner nasional untuk memperkenalkan lebih luas ragam roti khas Nusantara ke kancah internasional.