Persebaya Surabaya – kini mulai menunjukkan perubahan positif setelah manajemen menunjuk Bernardo Tavares sebagai pelatih kepala. Dalam waktu singkat, tim berjuluk Bajul Ijo itu berhasil mencatat tiga kemenangan beruntun dan memperbaiki performa secara menyeluruh. Hasil tersebut menandai kebangkitan Persebaya setelah melewati periode sulit sejak awal musim.

Sebelumnya, Persebaya Surabaya kesulitan menjaga konsistensi permainan. Tim sering kehilangan poin meski tampil cukup dominan. Oleh karena itu, manajemen memutuskan melakukan evaluasi besar dengan mengganti pelatih demi mengembalikan daya saing tim.

Latar Belakang Pergantian Pelatih Persebaya

Pada fase awal kompetisi, Persebaya hanya mengumpulkan lima kemenangan, tujuh hasil imbang, dan tiga kekalahan. Catatan tersebut tidak mencerminkan target klub yang ingin bersaing di papan atas. Situasi itu mendorong manajemen mengambil langkah tegas.

Manajemen kemudian mengakhiri kerja sama dengan Eduardo Perez. Selama proses transisi, Uston Nawawi memimpin tim sebagai pelatih sementara. Namun, manajemen menilai Persebaya membutuhkan sosok pelatih dengan pengalaman dan pendekatan baru.

Pada akhir Desember 2025, klub resmi menunjuk Bernardo Tavares. Pelatih asal Portugal itu langsung memulai tugasnya pada awal Januari 2026. Sejak awal, Tavares fokus membangun organisasi permainan dan meningkatkan disiplin taktik pemain.

Bernardo Tavares memimpin Persebaya dalam laga kemenangan

Foto: Dok. Persebaya

Debut Tavares dan Awal Tren Positif

Laga perdana Tavares bersama Persebaya langsung menghadirkan tekanan tinggi. Tim harus menghadapi Madura United dalam Derbi Jawa Timur. Meski begitu, Persebaya tampil disiplin dan berhasil meraih kemenangan 1-0. Kemenangan ini meningkatkan kepercayaan diri tim secara signifikan.

Pada pertandingan berikutnya, Persebaya melanjutkan tren positif saat menghadapi Malut United. Bajul Ijo menang dengan skor 2-1 dan sekaligus mematahkan rekor 11 laga tanpa kekalahan yang sebelumnya dimiliki Malut United. Persebaya menunjukkan efektivitas serangan dan pertahanan yang lebih terorganisir.

Momentum positif berlanjut pada laga ketiga. Persebaya tampil dominan ketika menjamu PSIM Yogyakarta. Tim mencetak tiga gol tanpa balas dan mengontrol permainan sepanjang laga. Kemenangan ini terasa spesial karena PSIM sebelumnya tampil konsisten dalam beberapa pertandingan terakhir.

Pendekatan Taktis Bernardo Tavares

Bernardo Tavares membawa pendekatan permainan yang lebih sederhana dan terstruktur. Ia meminta pemain menjaga jarak antar lini serta melakukan transisi cepat saat kehilangan bola. Selain itu, Tavares mendorong pemain untuk mengambil keputusan lebih efektif di sepertiga akhir lapangan.

Ia juga menekankan pentingnya mentalitas rendah hati. Menurutnya, kemenangan tidak selalu berarti tim sudah tampil sempurna. Sebaliknya, kekalahan tidak otomatis menunjukkan kegagalan total. Pendekatan ini membantu pemain tetap fokus dan tidak cepat puas.

Latihan intensif dan komunikasi terbuka antara pelatih dan pemain turut mempercepat proses adaptasi. Hasilnya, Persebaya kini tampil lebih tenang saat menghadapi tekanan lawan.

Dampak Langsung terhadap Posisi Klasemen

Tiga kemenangan beruntun membawa Persebaya naik ke peringkat ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 17 poin. Posisi ini membuka peluang bagi Bajul Ijo untuk terus merangsek ke papan atas jika tim mampu menjaga konsistensi.

Selain perolehan poin, peningkatan performa juga terlihat dari cara bermain. Lini pertahanan tampil lebih solid, sementara lini serang mampu memanfaatkan peluang dengan lebih baik. Kepercayaan diri pemain meningkat seiring hasil positif yang diraih.

Tantangan Berikutnya di Depan Mata

Meski tengah berada dalam tren positif, Persebaya tetap menghadapi tantangan berat. Pada pekan ke-19 Super League, tim akan menjamu Dewa United di Gelora Bung Tomo. Pertandingan ini menjadi ujian konsistensi bagi skuad asuhan Tavares.

Dewa United dikenal memiliki organisasi permainan yang rapi dan disiplin. Oleh karena itu, Persebaya perlu mempertahankan fokus serta intensitas permainan agar mampu melanjutkan tren kemenangan.

Kehadiran Bernardo Tavares membawa perubahan nyata bagi Persebaya Surabaya. Dalam waktu singkat, tim berhasil meraih tiga kemenangan beruntun dan memperbaiki performa secara menyeluruh. Pendekatan taktis yang disiplin, komunikasi yang efektif, serta mentalitas rendah hati menjadi kunci kebangkitan Bajul Ijo. Jika Persebaya mampu menjaga konsistensi, tim memiliki peluang besar untuk terus bersaing hingga akhir musim.