ASEAN Championship 2026 – menjadi ajang penting bagi perjalanan sepak bola Indonesia. Turnamen ini menandai debut John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. Kehadiran pelatih berpengalaman ini langsung menarik perhatian lawan di kawasan Asia Tenggara.
Selain publik Indonesia, pelatih Singapura juga menunjukkan antusiasme tinggi. Gavin Lee menyambut langkah Indonesia tersebut dengan sikap terbuka dan penuh respek. Menurutnya, keputusan menunjuk Herdman menunjukkan keseriusan Indonesia dalam membangun kekuatan jangka panjang.

Gavin Lee resmi diumumkan sebagai pelatih kepala Timnas Singapura pada 28 November 2025. (Dok. FA Singapura)
Apresiasi Tinggi terhadap Rekam Jejak John Herdman
Gavin Lee secara terbuka menyampaikan apresiasi terhadap Herdman. Ia menilai perekrutan tersebut sebagai langkah strategis yang sangat kuat. Terlebih lagi, Herdman memiliki rekam jejak internasional yang solid. Ia pernah membawa Kanada tampil di putaran final Piala Dunia.
Oleh karena itu, Lee menilai kehadiran Herdman tidak bisa dianggap biasa. Menurutnya, pengalaman tersebut mencerminkan kualitas kepelatihan yang matang. Selain itu, pengalaman global juga memberi keuntungan taktis dalam kompetisi regional.
Dengan latar belakang tersebut, Lee menilai Indonesia akan tampil dengan pendekatan berbeda. Ia memperkirakan perubahan pola permainan akan segera terlihat. Karena itu, setiap tim di Grup A perlu meningkatkan kewaspadaan sejak awal.
Kewaspadaan Singapura terhadap Era Baru Skuad Garuda
Meskipun memberikan pujian, Gavin Lee tetap menjaga fokus timnya. Ia tidak ingin rasa kagum mengganggu persiapan. Sebaliknya, ia justru menekankan pentingnya analisis mendalam terhadap Indonesia.
Menurut Lee, staf kepelatihan Singapura perlu memantau perkembangan Indonesia secara detail. Oleh sebab itu, ia berencana mengamati laga-laga Indonesia sebelum turnamen dimulai. Dari sana, ia ingin membaca pola taktik yang Herdman terapkan.
Selain itu, Lee menekankan pentingnya kesiapan mental pemain. Ia menyadari bahwa Indonesia akan tampil dengan semangat baru. Karena itu, Singapura harus merespons dengan persiapan yang matang dan terukur.
Optimisme Singapura di Tengah Persaingan Grup A
Di sisi lain, Gavin Lee juga menunjukkan optimisme. Ia menyebut hasil undian grup sebagai tantangan menarik. Menurutnya, para pemain Singapura menikmati kesempatan untuk menguji kemampuan melawan tim kuat di Asia Tenggara.
Dengan jadwal pertemuan tim pada bulan Maret, Lee merasa memiliki cukup waktu. Ia ingin memanfaatkan periode tersebut untuk menyempurnakan strategi. Selain itu, ia juga ingin memastikan setiap pemain memahami perannya dengan jelas.
Lee menegaskan prinsip kerja yang konsisten. Ia menekankan pendekatan satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Dengan cara ini, tim dapat menjaga fokus dan stabilitas performa sepanjang turnamen.
Dampak Kehadiran Herdman bagi Persaingan Turnamen
Kehadiran Herdman diperkirakan membawa dampak luas. Indonesia berpotensi tampil lebih disiplin dan terorganisasi. Selain itu, pendekatan profesional yang ia bawa dapat meningkatkan standar kompetisi.
Bagi tim lain, kondisi ini memaksa penyesuaian strategi. Setiap lawan perlu membaca ulang kekuatan Indonesia. Dengan demikian, persaingan di Grup A akan berlangsung lebih ketat dan menarik.
Situasi ini juga menguntungkan turnamen secara keseluruhan. ASEAN Championship 2026 berpotensi menyajikan kualitas pertandingan yang lebih tinggi. Antusiasme publik pun diprediksi meningkat.
Format dan Jadwal ASEAN Championship 2026
Turnamen ASEAN Championship 2026 akan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Ajang ini menjadi panggung utama sepak bola Asia Tenggara. Tim-tim terbaik kawasan akan bersaing dalam dua grup.
Indonesia tergabung di Grup A bersama lawan-lawan kuat. Grup ini diisi oleh Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang play-off antara Brunei Darussalam atau Timor Leste. Sementara itu, Grup B diisi oleh Thailand, Malaysia, Filipina, Myanmar, dan Laos.
Komposisi grup tersebut menjanjikan persaingan ketat sejak fase awal. Setiap tim harus tampil konsisten untuk menjaga peluang lolos.
Penutup: Tantangan dan Harapan di Turnamen Regional
ASEAN Championship 2026 menghadirkan babak baru bagi Indonesia. Debut John Herdman menjadi sorotan utama. Pada saat yang sama, reaksi positif dari pelatih lawan menunjukkan meningkatnya respek terhadap sepak bola Indonesia.
Dengan persiapan yang tepat, Indonesia memiliki peluang besar untuk bersaing di level tertinggi regional. Namun demikian, tantangan juga datang dari tim-tim berpengalaman. Oleh karena itu, konsistensi dan kesiapan menjadi kunci utama.
Pada akhirnya, turnamen ini tidak hanya soal hasil. Ajang ini juga menjadi tolok ukur perkembangan sepak bola Asia Tenggara menuju level yang lebih kompetitif.