Brussels Motor Show – pada ajang 2026, produsen otomotif global Toyota memperkenalkan Hilux versi listrik penuh untuk pasar Eropa. Dalam pameran tersebut, Toyota menegaskan arah baru elektrifikasi kendaraan komersial. Secara umum, langkah ini menandai perubahan besar bagi model pikap legendaris yang telah lama hadir di berbagai wilayah dunia.

Dalam konteks industri otomotif, elektrifikasi segmen pikap memerlukan pendekatan berbeda. Oleh karena itu, Toyota merancang Hilux listrik sebagai solusi kerja yang tetap fungsional. Pada saat yang sama, perusahaan menyesuaikan teknologi dengan tuntutan regulasi emisi Eropa.

Selain itu, Toyota juga memperkenalkan Hilux generasi kesembilan bermesin diesel mild-hybrid. Dengan strategi ini, Toyota menawarkan dua pendekatan teknologi dalam satu lini produk. Dengan demikian, konsumen memperoleh pilihan sesuai kebutuhan operasional.

Toyota Hilux listrik versi Eropa dengan desain generasi terbaru

Toyota Hilux Listrik Diperkenalkan, Jarak Tempuh 380 Km di Perkotaan (Carscoops)

Konfigurasi Motor Listrik dan Kapasitas Energi

Secara teknis, Toyota membekali Hilux listrik dengan baterai berkapasitas 59,2 kWh. Selain itu, kendaraan ini menggunakan dua motor listrik. Dengan konfigurasi tersebut, tenaga mengalir ke seluruh roda melalui sistem all-wheel drive.

Menurut standar WLTP, Hilux listrik mencatat jarak tempuh sekitar 160 mil atau setara 258 kilometer. Dalam penggunaan tertentu, khususnya di area perkotaan, jarak tempuh dapat meningkat hingga 236 mil atau sekitar 380 kilometer. Dengan karakter ini, Toyota menyesuaikan performa kendaraan dengan kebutuhan distribusi dan logistik harian.

Lebih jauh, Toyota menekankan kestabilan tenaga dan efisiensi energi. Oleh sebab itu, pengaturan sistem penggerak berfokus pada penggunaan komersial jangka panjang.

Penyesuaian Kapasitas Angkut pada Versi Listrik

Seiring adopsi sistem listrik, Hilux mengalami perubahan pada kemampuan angkut. Pada varian listrik, kapasitas muatan mencapai 715 kilogram. Sebagai perbandingan, versi diesel sebelumnya mampu membawa beban hingga 1.000 kilogram.

Selain itu, kemampuan menarik beban juga mengalami penyesuaian. Hilux listrik mencatat kapasitas towing sebesar 1.600 kilogram. Angka ini lebih rendah dibandingkan versi diesel yang mampu menarik hingga 3.500 kilogram. Dalam konteks kendaraan kerja, perbedaan ini mencerminkan kompromi teknologi elektrifikasi.

Meski demikian, Toyota tetap mempertahankan orientasi fungsional. Dengan pertimbangan keselamatan dan efisiensi, perusahaan menyeimbangkan daya angkut dan performa.

Struktur Rangka dan Kemampuan Medan Berat

Pada sisi konstruksi, Toyota mempertahankan fondasi utama Hilux. Struktur body-on-frame tetap digunakan. Dengan pendekatan ini, kekuatan rangka tetap terjaga.

Selain itu, ground clearance mencapai 212 milimeter. Kedalaman wading tercatat hingga 700 milimeter. Dengan spesifikasi ini, Hilux listrik tetap mampu menghadapi medan berat. Oleh karena itu, karakter off-road Hilux masih relevan bagi pengguna profesional.

Dalam pengembangan ini, Toyota menjaga identitas Hilux sebagai kendaraan tangguh. Dengan kata lain, elektrifikasi tidak menghilangkan DNA mekanis kendaraan.

Bahasa Desain Eksterior Generasi Terbaru

Pada sisi visual, Hilux generasi terbaru tampil lebih modern. Toyota mengusung konsep desain Cyber Sumo. Tim desain Toyota Australia mengembangkan pendekatan ini. Dengan gaya tersebut, tampilan kendaraan terlihat lebih tajam dan kontemporer.

Khusus varian listrik, identitas visual tampil jelas. Gril depan hadir dalam kondisi tertutup tanpa bukaan udara. Dengan ciri ini, Hilux listrik mudah dikenali. Pada saat yang sama, garis bodi tetap mempertahankan karakter khas Hilux.

Selain estetika, desain juga mendukung aerodinamika. Oleh karena itu, efisiensi energi kendaraan dapat meningkat.

Pembaruan Interior dan Sistem Keselamatan

Di dalam kabin, Toyota menghadirkan pembaruan signifikan. Panel instrumen digital berukuran 12,3 inci menjadi pusat informasi pengemudi. Selain itu, layar sentuh dengan ukuran serupa mendukung sistem infotainment.

Setir kemudi mengadopsi desain dari Land Cruiser terbaru. Dengan pembaruan ini, ergonomi meningkat. Tata letak kabin mendukung penggunaan jangka panjang.

Pada sisi keselamatan, Toyota menyematkan berbagai fitur bantuan elektronik. Dengan sistem ini, pengemudi memperoleh dukungan tambahan saat bekerja. Pada waktu yang sama, Toyota tetap menyediakan sakelar fisik untuk fungsi utama. Dengan pendekatan tersebut, pengoperasian tetap praktis.

Strategi Penjualan dan Arah Pasar Eropa

Menurut rencana, Toyota akan memulai penjualan Hilux listrik di Inggris dan negara Eropa lain pada Juni 2026. Pada tahap awal, harga diperkirakan lebih tinggi dibandingkan versi sebelumnya. Dengan penetapan ini, Toyota menyesuaikan biaya teknologi listrik.

Namun demikian, Hilux diesel mild-hybrid 48-volt tetap memegang peran penting. Model ini menawarkan efisiensi bahan bakar dan kapasitas angkut lebih besar. Di banyak negara Eropa, konfigurasi tersebut masih menjadi pilihan utama.

Dengan demikian, Toyota menempatkan Hilux listrik sebagai alternatif strategis. Model ini menyasar konsumen yang membutuhkan kendaraan komersial ramah lingkungan. Pada akhirnya, kehadiran Hilux listrik memperluas portofolio elektrifikasi Toyota di pasar Eropa.