Aturan Bagasi Kabin Jetstar akan mengalami perubahan mulai 2 Februari 2027 untuk penerbangan Jetstar Airways (JQ). Maskapai tersebut akan mengubah sistem bagasi kabin dengan lebih menekankan ukuran tas yang dibawa penumpang. Kebijakan baru juga mengatur penggunaan ruang penyimpanan di bawah kursi dan kompartemen atas kabin.
Perubahan ini membuat penumpang perlu memperhatikan jenis tiket serta barang yang ingin mereka bawa ke dalam pesawat. Pasalnya, penumpang tidak lagi bisa langsung mengandalkan ketentuan dua barang dengan batas berat gabungan seperti aturan sebelumnya.
CEO Jetstar Stephanie Tully menjelaskan bahwa kebijakan tersebut bertujuan mengoptimalkan penggunaan ruang kabin. Jetstar juga ingin mempercepat proses penumpang masuk ke pesawat dan meningkatkan ketepatan waktu keberangkatan.
Maskapai menyusun aturan tersebut setelah mempertimbangkan riset serta masukan pelanggan dan kru. Menurut Jetstar, proses penimbangan tas di pintu keberangkatan dan kesulitan mencari ruang kompartemen atas menjadi sumber stres bagi banyak penumpang.
Jetstar Menghapus Batas Berat Gabungan 7 Kilogram
Salah satu perubahan penting menyangkut batas berat bagasi kabin untuk penumpang dengan tarif Starter.
Saat ini, tarif tersebut memungkinkan penumpang membawa maksimal dua barang ke kabin. Penumpang dapat membawa satu barang utama dan satu barang kecil dengan berat gabungan maksimal tujuh kilogram.
Mulai Februari 2027, Jetstar akan menggunakan pendekatan berbeda. Maskapai akan lebih mengutamakan dimensi atau ukuran barang daripada batas berat gabungan tujuh kilogram tersebut.
Perubahan ini membuat ukuran tas menjadi hal penting yang perlu penumpang periksa sebelum berangkat ke bandara. Penumpang juga perlu menentukan apakah barang mereka cukup untuk ditempatkan di bawah kursi atau membutuhkan ruang kompartemen atas.
Tiket Mencakup Satu Tas untuk Diletakkan di Bawah Kursi
Dalam aturan bagasi kabin Jetstar yang baru, setiap pemesanan mencakup satu barang yang dapat masuk ke ruang bawah kursi di depan penumpang.
Jetstar menetapkan ukuran maksimal tas tersebut sebesar 40 x 30 x 20 sentimeter. Penumpang dapat menggunakan jatah ini untuk membawa tas laptop, tas tangan, atau ransel berukuran kecil.
Dengan demikian, penumpang yang bepergian ringan masih dapat membawa barang pribadi ke kabin tanpa membeli layanan tambahan. Namun, mereka harus memastikan tas memenuhi ketentuan ukuran yang berlaku.
Jetstar juga memberikan fasilitas tambahan bagi penumpang yang bepergian bersama bayi. Mereka dapat membawa satu tas tambahan untuk kebutuhan bayi tanpa biaya. Tas tersebut juga harus muat di ruang bawah kursi.

Mulai Februari 2027, aturan bagasi kabin Jetstar berubah, dari batas berat hingga penggunaan kompartemen atas.
Barang di Kompartemen Atas Memerlukan Priority Carry-on
Perubahan besar lainnya berkaitan dengan penggunaan kompartemen penyimpanan di atas kursi.
Penumpang yang ingin membawa barang kedua dan menyimpannya di kompartemen atas perlu menggunakan layanan Priority Carry-on. Jetstar menawarkan layanan tersebut sebagai tambahan atau memasukkannya dalam paket Ekonomi tertentu.
Priority Carry-on memberikan jatah satu tas yang lebih besar. Jetstar menetapkan dimensi maksimal 56 x 36 x 23 sentimeter dengan berat hingga 10 kilogram.
Jatah tersebut dapat digunakan untuk membawa koper kabin beroda, ransel berukuran besar, atau tas duffel selama memenuhi ketentuan maskapai.
Oleh karena itu, penumpang yang terbiasa membawa koper kabin perlu memperhatikan perubahan ini. Mereka sebaiknya memeriksa jenis tarif dan layanan tambahan sebelum melakukan perjalanan.
Biaya Priority Carry-on Bergantung pada Rute
Jetstar tidak menetapkan satu harga Priority Carry-on untuk seluruh penerbangan. Tarif layanan tersebut berbeda berdasarkan rute dan ketersediaannya juga terbatas.
Harga pada sejumlah penerbangan bermula dari 25 dollar Australia untuk perjalanan sekali jalan. Nilainya setara sekitar Rp 315.000 berdasarkan konversi yang tercantum dalam informasi awal.
Sebagai contoh, rute Launceston-Sydney menawarkan Priority Carry-on mulai 25 dollar Australia. Sementara itu, rute Adelaide-Brisbane mulai 26 dollar Australia atau sekitar Rp 327.000.
Untuk rute Sydney-Melbourne, tarifnya mulai 33 dollar Australia atau sekitar Rp 415.000. Penumpang rute Perth-Denpasar dapat menemukan harga mulai 39 dollar Australia atau sekitar Rp 491.000.
Sementara itu, penerbangan Cairns-Tokyo Narita menawarkan layanan tersebut mulai 52 dollar Australia atau sekitar Rp 655.000 untuk sekali perjalanan.
Harga aktual dapat berbeda karena Jetstar menyesuaikannya dengan rute dan ketersediaan. Karena itu, penumpang sebaiknya memeriksa biaya saat memesan tiket atau menambahkan layanan penerbangan.
Aturan Bagasi Tercatat Tetap Sama
Meski mengubah aturan barang di kabin, Jetstar tidak mengubah ketentuan bagasi tercatat. Penumpang tetap dapat membeli jatah bagasi tercatat hingga 40 kilogram per orang.
Artinya, perubahan mulai Februari 2027 terutama memengaruhi barang yang penumpang bawa langsung ke dalam kabin pesawat.
Kebijakan baru ini juga membuat perencanaan bagasi menjadi semakin penting. Penumpang yang hanya membawa tas kecil dapat memanfaatkan ruang bawah kursi. Sebaliknya, mereka yang membutuhkan koper kabin atau tas lebih besar perlu mempertimbangkan Priority Carry-on.
Sebelum terbang setelah aturan baru berlaku, penumpang sebaiknya mengukur tas sejak dari rumah. Langkah sederhana tersebut dapat membantu menghindari masalah ketika tiba di bandara.
Selain itu, calon penumpang perlu membaca rincian tarif saat membeli tiket. Dengan memahami aturan bagasi kabin Jetstar sejak awal, penumpang dapat menentukan kebutuhan bagasi dan memperkirakan biaya perjalanan dengan lebih baik.